banner header web design web design seo
Migrasi ke div nested
14-07-2009

Website Palapastudio.com telah kami rubah wajahnnya. Dari yang sebelumnnya menganut "table nested" menjadi "div nested". Selain itu ukuran halaman juga kami tambah lebar, yang sebelumnnya 780px menjadi 1024px, dengan alasan supaya bisa menampung lebih banyak content.

Mungkin anda bertanya-tanya apa yang kami maksud div nested. Yang kami maksud div nested disini adalah cara mendesign halaman website dengan menggunakan sangkar div (div nested).

Sebuah halaman website sebenarnnya terdiri dari kotak-kotak area yang terkontrol. Kotak-kotak ini bisa dikontrol dengan "table nested" (sangkar table) atau juga "div nested" (sangkar div). Untuk mengetahui sebuah website didesign dengan menggunakan "div nested" atau "table nested", anda bisa melihat di halaman internet explorer, klik view dan kemudian klik source. Dari halaman tersebut, anda bisa melihat html code dari web site tersebut. Apabila anda banyak menemukan sangkar div, maka berarti halaman website tersebut didesign menganut "div nested".

Lalu apa untungnya mendesign halaman website dengan div nested?. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa kita peroleh:

  1. Lebih flexible. Jika kita mendesign dengan table nested, mungkin anda akan kesulitan untuk menambahkan sebuah blok (kotak) baru didalamnnya.Ketika anda tambahkan, mungkin layout-nya akan amburadul. Mungkin anda yang pernah menggunakan software template, dan menkonversikan ke sebuah html akan pernah mengalami pengalaman ini. Dengan "div nested", kita akan sangat leluasa mengontrol layoutnya.Tentu saja pengontolan style dari div nested tersebut kita lakukan dari halaman CSS (cascading style sheet).
  2. Upload speed meningkat. Dengan mendesign website menggunakan "div nested", kecepatan upload halaman tersebut akan meningkat. Hal ini dikarenakan dikendalikan dengan CSS yang kita panggil sebagai external file. Artinnya ketika kita membuka untuk halaman selanjutnnya, CSS telah siap di cache memory. Namun demikian, untuk mendesign website dengan div nested memerlukan pengalaman dan keahlian dalam mendesign CSS (Cascade style sheet). Dengan demikian untuk memulai mendesign dengan div nested, anda perlu belajar banyak mengenai CSS.Perlu anda ketahui, bahwa untuk beberapa browser mempunyai tampilan yang berbeda mengenai CSS. Sehingga anda perlu mengujinnya dengan beberapa browser sebelum diupload di hosting.

Didunia maya, diantarannya website terkenal telah didesign dengan div nested diantarannya yahoo, MSN, facebook, Google dll. Namun demikian ada beberapa pendapat yang kami anggap kontroversial bahwa mendesign website dengan div design adalah tidak layak. Mungkin hal ini adalah cara untuk tarik ulur kepentingan dari bisnis mereka. Demikian ulasan ini kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk seseorang di Cyberland.

Author: Hendro Budi C./ PalapaStudio.com


Bookmark and Share